Diduga Mabuk, Sopir Pikap Tabrak Dua Pelajar Hingga Tewas di Jogja

Yogyakarta – Kecelakaan maut yang diduga disebabkan oleh sopir mabuk kembali terjadi di Yogyakarta. Dua pelajar menjadi korban tewas dalam insiden tabrakan yang melibatkan sebuah mobil pikap di Jalan Wonosari, Piyungan, Bantul, pada hari Sabtu, 27 Januari 2024, sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban, yang diketahui berinisial AR (17) dan DF (17), tewas di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita. Keduanya merupakan pelajar SMA yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita,” ujar Kompol Dwi Yudo Nugroho, Kapolsek Piyungan, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Pelaku, yang berinisial DS (35), diduga mengemudikan mobil pikap dalam keadaan mabuk. Hal ini dikuatkan dengan temuan botol minuman keras di dalam mobilnya.

“Pelaku diduga mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. Kami menemukan botol minuman keras di dalam mobilnya,” jelas Kompol Dwi Yudo Nugroho.

Menurut keterangan saksi mata, mobil pikap yang dikemudikan oleh DS melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng. Mobil tersebut kemudian menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh korban.

“Mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng. Mobil tersebut kemudian menabrak sepeda motor korban,” ujar salah seorang saksi mata, Bapak Heri.

DS kemudian diamankan oleh warga sekitar dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Saat ini, DS sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Piyungan.

“Pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kompol Dwi Yudo Nugroho.

Pihak kepolisian akan melakukan tes urine dan tes darah terhadap DS untuk memastikan apakah ia dalam keadaan mabuk saat mengemudikan mobil. DS akan dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman 1 maksimal 6 tahun penjara.  

1. www.detik.com

www.detik.com

Kejadian sopir mabuk ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat adanya pengemudi yang mencurigakan. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan tidak ada lagi sopir mabuk yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

Museum Kereta Api Ambarawa: Jejak Sejarah Perkeretaapian Indonesia yang Memukau

Museum Kereta Api Ambarawa, yang terletak di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, merupakan destinasi wisata sejarah yang tak boleh dilewatkan. Museum ini menyimpan koleksi lokomotif uap dan peralatan kereta api kuno yang menjadi saksi bisu perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Sejarah Singkat Museum Kereta Api Ambarawa

  • Museum ini dulunya adalah Stasiun Willem I, yang dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada tahun 1873.
  • Pembangunan stasiun ini terkait dengan pembangunan jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) dan jalur cabang Kedungjati-Ambarawa untuk keperluan militer.
  • Pada tahun 1976, stasiun ini ditutup dan kemudian diubah menjadi museum oleh Gubernur Jawa Tengah, Supardjo Rustam, untuk melestarikan lokomotif uap dan menjadi daya tarik wisata.

Koleksi dan Daya Tarik Utama

  • Lokomotif Uap Kuno: Museum ini memiliki koleksi lokomotif uap yang masih terawat dengan baik, termasuk lokomotif uap bergerigi yang unik.
  • Kereta Api Wisata: Pengunjung dapat menikmati perjalanan kereta api wisata dengan lokomotif uap, melewati pemandangan alam yang indah dari Ambarawa menuju Bedono.
  • Peralatan Kereta Api: Museum ini juga menyimpan berbagai peralatan kereta api kuno, seperti telegraf, sinyal, dan perkakas bengkel.
  • Sejarah Perkeretaapian: Pengunjung dapat mempelajari sejarah perkeretaapian Indonesia melalui koleksi foto, dokumen, dan artefak yang dipamerkan.
  • Selain menjadi tempat wisata sejarah, museum ini dapat disewa untuk kegiatan Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, 1 Workshop, dan lain-lain.   1. smpn2buluspesantren.sch.id smpn2buluspesantren.sch.id

Tips Berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa

  • Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi atau sore hari.
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang cocok untuk berjalan kaki.
  • Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah.
  • Ikuti aturan dan petunjuk yang diberikan oleh petugas museum.
  • Manfaatkan jasa pemandu wisata untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Kesimpulan

Museum Kereta Ambarawa adalah destinasi wisata yang edukatif dan menarik bagi pecinta sejarah dan keluarga. Museum ini menawarkan pengalaman unik untuk melihat dan merasakan langsung sejarah perkeretaapian Indonesia.

Tragedi Jogja: Pengemudi BMW Tabrak Lansia Hingga Tewas, Keluarga Korban Tuntut Keadilan Tegas

Sebuah insiden tragis terjadi di Yogyakarta, di mana seorang pengemudi mobil BMW menabrak seorang lansia hingga tewas. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan memicu tuntutan keadilan yang tegas. Insiden tabrak lansia ini menjadi sorotan masyarakat dan aparat kepolisian.

Kronologi Kejadian Tragis dan Dampak yang Mengerikan

Menurut laporan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta, kejadian tabrak lansia ini terjadi pada hari Senin, 25 Maret 2024, sekitar pukul 05.30 WIB, di Jalan Ring Road Utara, Sleman. Korban, seorang lansia berinisial S (70), sedang berjalan kaki di pinggir jalan ketika ditabrak oleh sebuah mobil BMW yang dikendarai oleh seorang pemuda berinisial R (23).

Akibat tabrakan tersebut, S mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian. R, yang diduga mengendarai mobil dalam keadaan lalai, langsung diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Tindakan Hukum dan Tuntutan Keluarga Korban

R kini ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Depok Timur. Ia terancam dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman 1 maksimal 6 tahun penjara.  

Keluarga korban menuntut keadilan yang seadil-adilnya atas kematian S. Mereka berharap agar R dihukum seberat-beratnya atas perbuatannya. Keluarga korban juga meminta agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dan mengungkap tuntas semua fakta yang terkait dengan kejadian ini.

Pesan Penting

  • Seorang pengemudi BMW melakukan tindakan tabrak lansia hingga tewas di Yogyakarta.
  • Pelaku diduga mengendarai mobil dalam keadaan lalai.
  • Keluarga korban menuntut keadilan yang tegas dan transparan.
  • Tabrak lansia ini menyebabkan korban meninggal di tempat.

Imbauan Kepada Masyarakat

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jangan mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk. Selalu perhatikan pejalan kaki dan pengendara lain di jalan. Jika terjadi kecelakaan, segera laporkan kepada pihak berwajib dan jangan melarikan diri dari tempat kejadian.

Bus Study Tour SMP di Jogja Karena Korsleting Kabel Listrik !

Kejadian kebakaran bus studi wisata di Jogja, yang diduga disebabkan oleh korsleting kabel listrik, telah menimbulkan kekhawatiran dan perhatian serius. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeriksaan dan pemeliharaan rutin pada kendaraan, terutama bus yang mengangkut banyak penumpang. Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai kejadian ini:

Kronologi Kejadian:

  • Sebuah bus yang mengangkut rombongan studi wisata pelajar asal Cirebon, terbakar saat berada di tempat parkir Senopati, Gondomanan, Kota Jogja.
  • Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik pada kabel pengisi daya (charger) di dalam bus.
  • Saat kejadian, bus dalam keadaan mati, namun diduga masih ada aliran listrik yang menyebabkan korsleting.
  • Api dengan cepat membesar dan membakar bagian dalam bus, menimbulkan kepanikan.

Dampak Kejadian:

  • Kebakaran ini menimbulkan kerusakan signifikan pada bus, dan menimbulkan kepanikan bagi para pelajar yang sedang melakukan studi wisata.
  • Insiden ini juga menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan wisata, terutama yang menggunakan bus.
  • Kejadian ini juga berdampak pada kepercayaan masyarakat, pada penggunaan bus, untuk melakukan perjalanan.

Penyelidikan dan Tindakan:

  • Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
  • Pemeriksaan teknis terhadap bus dilakukan untuk mengetahui kondisi kelistrikan dan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kebakaran.
  • Pihak berwenang juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak pengelola bus untuk memastikan standar keselamatan telah dipenuhi.

Pelajaran dan Pencegahan:

  • Pemeriksaan Rutin:
    • Penting untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem kelistrikan bus, terutama kabel-kabel dan perangkat elektronik.
  • Standar Keselamatan:
    • Perusahaan bus harus memastikan bahwa kendaraan mereka memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
  • Pengawasan:
    • Pengawasan terhadap kondisi bus selama perjalanan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
  • Peraturan:
    • Peraturan pemerintah yang ketat mengenai standar keselamatan bus pariwisata sangat di perlukan.

Penting untuk Diperhatikan:

  • Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan wisata.
  • Pihak pengelola bus dan penumpang perlu meningkatkan kesadaran akan potensi bahaya kebakaran akibat korsleting listrik.
  • Pemeriksaan dan pemeliharaan rutin pada bus sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Semoga artikel ini memberikan informasi yang lengkap dan bermanfaat mengenai kejadian kebakaran bus studi wisata di Yogyakarta.

Icip 5 Tempat Kuliner Gudeg Legendaris di Yogyakarta, Wajib Dicoba!

Yogyakarta, kota yang dikenal dengan budaya dan sejarahnya, juga memiliki kekayaan tempat kuliner gudeg yang tak kalah menarik. Salah satu hidangan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Yogyakarta adalah gudeg. Gudeg merupakan hidangan khas Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan gula aren. Rasanya yang manis dan gurih, serta teksturnya yang lembut, membuat gudeg menjadi hidangan yang digemari banyak orang.

Berikut adalah 5 tempat kuliner gudeg legendaris di Yogyakarta yang wajib Anda coba:

  1. Gudeg Yu Djum Gudeg Yu Djum adalah salah satu tempat kuliner paling terkenal di Yogyakarta. Warung gudeg ini telah berdiri sejak tahun 1950-an dan memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia. Gudeg Yu Djum terkenal dengan rasanya yang manis dan gurih, serta teksturnya yang lembut.
  2. Gudeg Mbok Lindu Mbok Lindu adalah tempat kuliner gudeg legendaris lainnya di Yogyakarta. Warung gudeg ini telah berdiri sejak tahun 1940-an dan tidak membuka cabang di tempat lain. Gudeg Mbok Lindu terkenal dengan rasanya yang autentik dan dimasak dengan menggunakan tungku kayu bakar.
  3. Gudeg Pawon Gudeg Pawon adalah tempat kuliner gudeg yang unik karena Anda bisa melihat langsung proses memasak gudeg di dapur (pawon) tradisional. Gudeg Pawon terkenal dengan rasanya yang gurih dan dimasak dengan menggunakan santan kental.
  4. Gudeg Permata Permata adalah salah satu tempat makan malam yang populer di Yogyakarta. Warung gudeg ini buka mulai pukul 20.00 hingga dini hari. Gudeg Permata terkenal dengan rasanya yang pedas dan gurih, serta kreceknya yang melimpah.
  5. Gudeg Mbarek Bu Hj. Amad Gudeg Mbarek Bu Hj. Amad adalah tempat kuliner yang terletak di dekat kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Warung gudeg ini terkenal dengan rasanya yang manis dan gurih, serta harganya yang terjangkau.

Tips Mencicipi Gudeg di Yogyakarta

  • Waktu terbaik untuk mencicipi gudeg adalah pagi hari atau malam hari.
  • Pilih warung gudeg yang ramai dikunjungi, karena biasanya rasanya lebih enak.
  • Jangan ragu untuk mencoba berbagai lauk pendamping gudeg, seperti telur, ayam, tahu, tempe, dan krecek.
  • Jika anda ingin membeli gudeg sebagai oleh oleh, anda dapat membeli gudeg kaleng yang banyak dijual di toko oleh oleh di Yogyakarta.

Kesimpulan

Yogyakarta adalah surga bagi para pecinta kuliner, terutama gudeg. Ada banyak tempat kuliner gudeg legendaris di Yogyakarta yang wajib Anda coba. Setiap warung gudeg memiliki ciri khasnya masing-masing, sehingga Anda bisa memilih sesuai dengan selera Anda.

Menelusuri Jejak Kejayaan Era Kolonial: Pabrik Gula Belanda di Godean, Sleman

Sejarah Singkat Pabrik Gula di Godean

Pada masa kolonial Belanda, industri gula di Yogyakarta berkembang pesat. Godean, Sleman dengan lahan subur dan irigasi yang baik, menjadi salah satu lokasi didirikannya pabrik . Tercatat, terdapat dua pabrik yang pernah beroperasi di Godean, Sleman yaitu Pabrik Gula Klatjie dan Pabrik Rewoeloe.

  • Pabrik Gula Klatjie:
    • Pabrik ini berlokasi di Kalurahan Sidoagung, Godean.
    • Menurut catatan sejarah, pabrik ini mulai beroperasi pada tahun 1886.
    • Puncak produksi Pabrik Klatjie terjadi pada tahun 1903 hingga 1905.
    • Saat ini, lokasi bekas Pabrik Klatjie telah menjadi kompleks SMKN 1 Godean.
  • Pabrik Gula Rewoeloe:
    • Pabrik ini berlokasi di Kalurahan Sidomulyo, Godean.
    • Saat ini, yang tersisa dari Pabrik Rewoeloe hanyalah sebuah secuil batu tembok yang berukuran kecil.
    • Lokasinya berada di belakang pabrik roti di kawasan Dusun Pirak Bulus, Sidomulyo, Godean.

Jejak dan Artefak yang Tersisa

Meskipun sebagian besar bangunan pabrik telah hilang, beberapa jejak dan artefak masih dapat ditemukan:

  • SMKN 1 Godean:
    • Kompleks sekolah ini dulunya merupakan lokasi Pabrik Klatjie.
    • Sayangnya, tidak ada artefak bangunan asli pabrik yang tersisa di lokasi ini.
  • Sisa Tembok Pabrik Gula Rewoeloe:
    • Sebuah secuil batu tembok berukuran kecil menjadi satu-satunya saksi bisu keberadaan Pabrik Rewoeloe.
    • Lokasi ini berada di tengah persawahan.
  • Pos Jaga Kolonial:
    • Jejak perumahan Belanda masih terlihat dari adanya bangunan pos jaga kolonial.
    • Pos jaga ini dulunya digunakan sebagai pos penjagaan tentara dan penjaga perkebunan.

Upaya Pelestarian Sejarah

Penting untuk melestarikan jejak sejarah pabrik di Godean sebagai bagian dari warisan budaya:

  • Melakukan penelitian dan dokumentasi sejarah pabrik .
  • Melindungi dan merawat artefak-artefak yang masih tersisa.
  • Mengedukasi masyarakat tentang sejarah industri gula di Godean.

Jejak pabrik era Belanda di Godean merupakan bagian dari sejarah industri gula di Yogyakarta. Meskipun sebagian besar bangunan pabrik telah hilang, jejak-jejak masa lalu ini masih dapat ditelusuri melalui artefak dan cerita-cerita yang diwariskan. Upaya pelestarian sejarah ini penting untuk menjaga warisan budaya dan mengenang masa kejayaan industri gula di Godean.

Guru SD Swasta di Jogja Ditangkap Terkait Kasus Pelecehan Terhadap Siswa

Seorang guru SD swasta di Yogyakarta berinisial JL (24) ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari pihak sekolah dan orang tua korban yang merasa resah dengan tindakan pelaku.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, JL diduga melakukan tindakan kasus pelecehan seksual terhadap beberapa siswa laki-laki dan perempuan di sekolah tempatnya mengajar. Tindakan tersebut diduga dilakukan di lingkungan sekolah, selama periode Agustus hingga Oktober 2023.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan adanya bukti-bukti yang mengarah pada tindakan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku,” ujar Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin, 15 Januari 2024.

Tindakan Hukum dan Respons Pihak Sekolah

Pihak kepolisian telah menetapkan JL sebagai tersangka dan menahannya untuk proses hukum lebih lanjut. JL dijerat dengan Pasal 82 Ayat (2) Jo Pasal 76E UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 01 Tahun 2016 tentang 1 Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang. 2  

Pihak sekolah tempat JL mengajar telah menonaktifkan pelaku sejak November 2023, setelah menerima laporan dari para siswa. Pihak sekolah juga memberikan pendampingan psikologis kepada para korban dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam proses hukum.

Dampak dan Tuntutan Keadilan

Kasus pelecehan ini menimbulkan trauma mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Mereka menuntut keadilan dan berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Kami berharap agar pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya. Anak-anak kami membutuhkan keadilan,” ujar salah satu orang tua korban.

Pentingnya Pengawasan dan Pencegahan

Kasus pelecehan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya pengawasan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk lebih peduli dan proaktif dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Asrori.

Keajaiban di Dusun Sayidan: Arca Ganesha Langka Ditemukan Saat Gali Pondasi Rumah, Jejak Sejarah di Sleman!

Dusun Sayidan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta – Sebuah penemuan menggemparkan terjadi di Dusun Sayidan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat warga tengah menggali tanah untuk pondasi rumah, mereka menemukan sebuah arca Ganesha yang diduga merupakan peninggalan bersejarah. Penemuan ini sontak menghebohkan warga sekitar dan menarik perhatian para ahli arkeologi.

Kronologi Penemuan Arca Ganesha

  • Penemuan ini terjadi pada hari Rabu (26/06/2024), saat beberapa pekerja bangunan tengah menggali tanah untuk pondasi rumah di Dusun Sayidan.
  • Pada kedalaman sekitar satu meter, penggalian terhenti karena linggis membentur benda keras. Setelah digali lebih lanjut, benda tersebut ternyata adalah sebuah arca Ganesha.
  • Penemuan tersebut ditemukan dalam kondisi sebagian rusak, dengan beberapa bagian tangan terpisah.
  • Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib dan ahli arkeologi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

Deskripsi dan Keunikan Arca

  • Arca yang ditemukan memiliki tinggi sekitar 83 sentimeter.
  • Arca ini seharusnya memiliki empat tangan, namun tiga di antaranya terpisah, hingga hanya tersisa satu tangan.
  • Para ahli arkeologi menilai Arca ini tergolong temuan yang unik, karena dipahat dengan sangat baik dan memiliki atribut yang lengkap.
  • Keunikan lainnya, arca ini memiliki ornamen pahatan kain bermotif ceplok, yang dinilai sangat jarang ditemukan pada temuan Arca pada umumnya.
  • Arca ini juga dinilai memiliki penampilan pakaian yang mewah, tidak hanya kain biasa.

Reaksi Warga dan Tindakan Selanjutnya

  • Penemuan Arca ini disambut dengan antusias oleh warga sekitar.
  • Pihak Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X telah melakukan ekskavasi atau penggalian arkeologi di lokasi penemuan.
  • Dari hasil ekskavasi, dipastikan bahwa arca Ganesha tersebut merupakan temuan lepas, dan bukan merupakan bagian dari sebuah situs candi.
  • Arca Ganesha tersebut telah diamankan ke kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X untuk dilakukan konservasi.
  • Umpak dan beberapa blok batu yang ditemukan di lokasi, dibawa ke lokasi penampungan benda cagar budaya di Mlati, Sleman.

Penemuan arca Ganesha di Dusun Sayidan, Kabupaten Sleman, merupakan peristiwa langka yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Diharapkan, penemuan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian benda cagar budaya.

Jukir Nakal Patok Harga Ekstra untuk Titipan Helm di Jogja, Wisatawan Resah!

Jogja, kota yang terkenal dengan keramahan dan budayanya, kini terusik oleh ulah segelintir jukir nakal. Modus terbaru yang meresahkan wisatawan adalah pematokan harga ekstra untuk titipan helm di area parkir. Praktik ini, yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas, semakin sering dikeluhkan oleh pengunjung, terutama di kawasan Malioboro dan titik-titik wisata populer lainnya.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Andi (32), mengaku terkejut ketika dimintai biaya tambahan sebesar Rp5.000 untuk menitipkan helmnya di sebuah area parkir dekat Pasar Beringharjo. “Padahal, saya sudah membayar biaya parkir sesuai tarif yang tertera. Tapi, tiba-tiba jukir nakal itu meminta uang tambahan untuk titipan helm. Katanya, itu ‘biaya keamanan’,” ujarnya, Senin (10/06/2024).

Kejadian serupa juga dialami oleh wisatawan lain, yang enggan disebutkan namanya, di kawasan Alun-alun Kidul. Ia merasa dirugikan dengan adanya praktik ini, mengingat biaya parkir di Jogja sebenarnya sudah cukup terjangkau. “Ini jelas pungutan liar. Seharusnya, pihak berwenang segera menindak jukir nakal ini,” tegasnya.

Menanggapi keluhan ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Santoso, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait praktik jukir nakal tersebut. “Kami akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan ini. Pungutan liar seperti ini tidak dibenarkan dan merusak citra pariwisata Jogja,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (11/06/2024).

Agus Santoso juga mengimbau wisatawan untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar oleh jukir nakal. “Catat identitas jukir, lokasi, dan waktu kejadian. Laporkan ke pos polisi terdekat atau melalui aplikasi Jogja Smart Service,” tambahnya.

Pihak kepolisian dari Polresta Yogyakarta, melalui Kasat Reskrim Kompol Rizky Sanjaya, menyatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku pungutan liar. “Kami akan melakukan patroli rutin di area parkir rawan pungli. Jika terbukti melakukan pemerasan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tegasnya, Rabu (12/06/2024).

Para wisatawan berharap, dengan adanya tindakan tegas dari pihak berwenang, praktik pungutan liar oleh jukir nakal dapat segera diberantas. Sehingga, Jogja tetap menjadi kota yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.

Fantastis! Penghasilan Manusia Silver di Jogja Tembus Rp 500 Ribu Sehari, Fenomena Mengkhawatirkan!

Fenomena Manusia Silver di Yogyakarta kembali menjadi sorotan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta mengungkapkan bahwa penghasilan manusia silver di kota ini bisa mencapai angka fantastis, yaitu Rp 500 ribu per hari. Hal ini tentu saja mengundang perhatian dan menimbulkan pertanyaan, bagaimana mungkin seseorang bisa mendapatkan penghasilan sebesar itu hanya dengan menjadi manusia silver?

Fakta-Fakta Penghasilan Manusia Silver:

  • Penghasilan Fantastis:
    • Dari sejumlah razia yang dilakukan Satpol PP Kota Yogyakarta, diketahui bahwa rata-rata penghasilan manusia silver di Jogja berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per hari.
    • Bahkan, ada beberapa kasus di mana manusia silver bisa mendapatkan Rp 400 ribu hanya dalam waktu 3-4 jam bekerja.
  • Motif Ekonomi:
    • Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas, mengungkapkan bahwa motif utama para manusia silver ini adalah faktor ekonomi.
    • Mereka melihat bahwa menjadi manusia silver adalah cara mudah untuk mendapatkan uang dengan cepat.
  • Fenomena Mengkhawatirkan:
    • Penghasilan yang besar ini menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk menjadi manusia silver, bahkan ada yang berasal dari luar kota Yogyakarta.
    • Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena dapat memicu peningkatan jumlah manusia silver di jalanan Kota Yogyakarta.

Tindakan Satpol PP Kota Yogyakarta:

  • Penertiban dan Razia:
    • Satpol PP Kota Yogyakarta secara rutin melakukan penertiban dan razia terhadap manusia silver di berbagai titik di kota.
    • Tindakan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah eksploitasi manusia silver.
  • Pembinaan:
    • Manusia silver yang terjaring razia dibawa ke Camp Assessment milik Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
    • Hal ini di lakukan guna memberikan efek jera, agar tidak mengulangi perbuatannya.
  • Pengawasan Titik Rawan:
    • Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan pengawasan intensif di titik-titik rawan yang sering menjadi tempat beroperasi manusia silver, seperti perempatan jalan dan kawasan wisata.

Fenomena manusia silver dengan penghasilan fantastis ini menjadi masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang komprehensif. Perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.