Archives 16/04/2025

WN Timor Leste Ditangkap Polisi di Jogja Terkait Peredaran Sabu

Yogyakarta – Seorang warga negara (WN) Timor Leste berinisial JS (32 tahun) harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap polisi di Yogyakarta terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta pada Selasa malam, 15 April 2025, sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah penginapan di kawasan Jalan Prawirotaman, Kota Yogyakarta.

Penangkapan JS berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait transaksi narkoba di penginapan tersebut. Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di dalam kamar penginapannya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah paket sabu siap edar dengan berat total sekitar 50 gram. Selain sabu, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa alat timbang digital, alat hisap (bong), dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan narkoba.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Yogyakarta, Komisaris Polisi Cahyo Dewo, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Yogyakarta pada Rabu siang, 16 April 2025, membenarkan adanya penangkapan seorang WN Timor Leste terkait kasus peredaran sabu. Beliau menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil dari komitmen Polresta Yogyakarta dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk yang melibatkan warga negara asing.

“Kami berhasil ditangkap polisi seorang WN Timor Leste yang diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Yogyakarta. Penangkapan ini adalah bukti keseriusan kami dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu,” ujar Kompol Cahyo Dewo. Beliau menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas yang mungkin melibatkan pelaku.

Saat ini, JS telah ditangkap polisi dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Yogyakarta. Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait status keimigrasian pelaku selama proses hukum berlangsung. Pelaku terancam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 1 pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda 2 miliaran rupiah.  

Keberhasilan ditangkap polisi WN Timor Leste ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan narkoba lainnya, baik warga negara asing maupun warga negara Indonesia, yang mencoba beroperasi di wilayah Yogyakarta. Polresta Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang bersih dan aman.

Ratusan Mobil VW Klasik dan Antik Semarakkan Jogja

Yogyakarta, kota yang kaya akan budaya dan sejarah, kembali menjadi magnet bagi para pecinta otomotif klasik. Baru-baru ini, ratusan mobil Volkswagen (VW) klasik dan antik dari berbagai penjuru berkumpul, membanjiri jalanan dan sudut-sudut ikonik Jogja. Acara yang menjadi agenda tahunan ini sukses menyedot perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara, menghadirkan pemandangan yang unik dan membangkitkan nostalgia.

Berbagai jenis VW, mulai dari si kodok yang legendaris, combi yang ikonik, hingga safari yang gagah, tampak berjejer rapi memamerkan pesonanya. Kilauan cat orisinil yang terawat, aksesori klasik yang langka, hingga modifikasi kreatif yang tetap mempertahankan ciri khas VW, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Bukan hanya sekadar pajangan, banyak pemilik dengan bangga mengendarai mobil kesayangannya berkeliling kota, menciptakan konvoi unik yang menarik perhatian di setiap sudut jalan.

Acara ini bukan hanya sekadar pameran mobil, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas VW dari berbagai generasi. Mereka berbagi cerita, pengalaman merawat mobil klasik, hingga bertukar informasi mengenai suku cadang langka. Suasana keakraban dan persaudaraan terasa kental di antara para penggemar VW ini, membuktikan bahwa hobi yang sama dapat menjalin ikatan yang kuat.

Kehadiran ratusan mobil VW klasik dan antik ini juga memberikan dampak positif bagi pariwisata Jogja. Banyak wisatawan yang sengaja datang untuk menyaksikan fenomena unik ini, mengabadikan momen langka dengan berfoto bersama mobil-mobil bersejarah tersebut. Hal ini tentu saja berdampak pada peningkatan kunjungan ke berbagai destinasi wisata dan menggairahkan perekonomian lokal.

Semarak ratusan mobil VW klasik dan antik di Jogja ini menjadi bukti bahwa kendaraan bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga memiliki nilai sejarah, budaya, dan emosional yang kuat. Acara ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin yang dinantikan, semakin memperkuat citra Jogja sebagai kota budaya yang unik dan menarik bagi berbagai kalangan, termasuk para pecinta otomotif klasik.

Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap mobil klasik ini tidak hanya terlihat di kalangan pemilik,

Klego, Sensasi Soto dan Tauco yang Menggoyang Lidah, Kuliner Khas Pekalongan yang Wajib Dicoba

Pekalongan, kota batik yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan batiknya yang indah, tetapi juga dengan kulinernya yang unik dan menggugah selera. Salah satu hidangan khas Pekalongan yang wajib dicoba adalah Klego. Klego adalah perpaduan antara soto dan tauco yang menghasilkan cita rasa yang kaya dan kompleks.

Keunikan Klego

Klego memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan soto dari daerah lain. Keunikan tersebut terletak pada penggunaan tauco sebagai salah satu bumbu utamanya. Tauco memberikan rasa gurih, asam, dan sedikit manis yang khas pada kuah soto. Selain itu, Klego juga dilengkapi dengan berbagai macam isian, seperti daging sapi, jeroan, tauge, dan bihun.

Rasa yang Menggugah Selera

Klego memiliki rasa yang kaya dan kompleks Perpaduan antara kuah soto yang gurih, tauco yang asam manis, dan isian yang beragam menciptakan sensasi rasa yang menggoyang lidah. Hidangan ini sangat cocok disantap saat cuaca dingin atau saat Anda sedang ingin menikmati hidangan yang hangat dan berkuah.

Tempat Mencicipi Klego

Klego dapat ditemukan di berbagai warung makan dan restoran di Pekalongan. Salah satu tempat yang terkenal dengan Klegonya adalah Soto Klego H. Kunawi. Warung makan ini terletak di Gang 5, Klego, Pekalongan Timur.

Tips Menikmati Klego

Klego paling nikmat disantap saat masih hangat. Anda juga bisa menambahkan sambal atau kerupuk untuk menambah kenikmatan hidangan ini.

Klego, Warisan Kuliner yang Patut Dilestarikan

Klego bukan hanya sekadar hidangan lezat, tetapi juga merupakan bagian dari warisan kuliner Pekalongan yang patut dilestarikan. Rasanya yang unik dan menggugah selera membuat hidangan ini selalu menjadi favorit masyarakat Pekalongan dan wisatawan yang berkunjung ke kota ini.

Kesimpulan

Jika Anda sedang berada di Pekalongan, jangan lupa untuk mencicipi Klego. Hidangan ini akan memberikan Anda pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Penting bagi kita untuk selalu mengedepankan akal sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh klaim-klaim yang tidak jelas. Kita juga harus memperkuat iman dan taqwa agar tidak mudah terjerumus ke dalam kesesatan.