Archives 07/04/2025

Diduga Mabuk, Sopir Pikap Tabrak Dua Pelajar Hingga Tewas di Jogja

Yogyakarta – Kecelakaan maut yang diduga disebabkan oleh sopir mabuk kembali terjadi di Yogyakarta. Dua pelajar menjadi korban tewas dalam insiden tabrakan yang melibatkan sebuah mobil pikap di Jalan Wonosari, Piyungan, Bantul, pada hari Sabtu, 27 Januari 2024, sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban, yang diketahui berinisial AR (17) dan DF (17), tewas di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita. Keduanya merupakan pelajar SMA yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita,” ujar Kompol Dwi Yudo Nugroho, Kapolsek Piyungan, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Pelaku, yang berinisial DS (35), diduga mengemudikan mobil pikap dalam keadaan mabuk. Hal ini dikuatkan dengan temuan botol minuman keras di dalam mobilnya.

“Pelaku diduga mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. Kami menemukan botol minuman keras di dalam mobilnya,” jelas Kompol Dwi Yudo Nugroho.

Menurut keterangan saksi mata, mobil pikap yang dikemudikan oleh DS melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng. Mobil tersebut kemudian menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh korban.

“Mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi dan oleng. Mobil tersebut kemudian menabrak sepeda motor korban,” ujar salah seorang saksi mata, Bapak Heri.

DS kemudian diamankan oleh warga sekitar dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Saat ini, DS sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Piyungan.

“Pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kompol Dwi Yudo Nugroho.

Pihak kepolisian akan melakukan tes urine dan tes darah terhadap DS untuk memastikan apakah ia dalam keadaan mabuk saat mengemudikan mobil. DS akan dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman 1 maksimal 6 tahun penjara.  

1. www.detik.com

www.detik.com

Kejadian sopir mabuk ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat adanya pengemudi yang mencurigakan. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan tidak ada lagi sopir mabuk yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

Museum Kereta Api Ambarawa: Jejak Sejarah Perkeretaapian Indonesia yang Memukau

Museum Kereta Api Ambarawa, yang terletak di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, merupakan destinasi wisata sejarah yang tak boleh dilewatkan. Museum ini menyimpan koleksi lokomotif uap dan peralatan kereta api kuno yang menjadi saksi bisu perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Sejarah Singkat Museum Kereta Api Ambarawa

  • Museum ini dulunya adalah Stasiun Willem I, yang dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) pada tahun 1873.
  • Pembangunan stasiun ini terkait dengan pembangunan jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) dan jalur cabang Kedungjati-Ambarawa untuk keperluan militer.
  • Pada tahun 1976, stasiun ini ditutup dan kemudian diubah menjadi museum oleh Gubernur Jawa Tengah, Supardjo Rustam, untuk melestarikan lokomotif uap dan menjadi daya tarik wisata.

Koleksi dan Daya Tarik Utama

  • Lokomotif Uap Kuno: Museum ini memiliki koleksi lokomotif uap yang masih terawat dengan baik, termasuk lokomotif uap bergerigi yang unik.
  • Kereta Api Wisata: Pengunjung dapat menikmati perjalanan kereta api wisata dengan lokomotif uap, melewati pemandangan alam yang indah dari Ambarawa menuju Bedono.
  • Peralatan Kereta Api: Museum ini juga menyimpan berbagai peralatan kereta api kuno, seperti telegraf, sinyal, dan perkakas bengkel.
  • Sejarah Perkeretaapian: Pengunjung dapat mempelajari sejarah perkeretaapian Indonesia melalui koleksi foto, dokumen, dan artefak yang dipamerkan.
  • Selain menjadi tempat wisata sejarah, museum ini dapat disewa untuk kegiatan Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, 1 Workshop, dan lain-lain.   1. smpn2buluspesantren.sch.id smpn2buluspesantren.sch.id

Tips Berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa

  • Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi atau sore hari.
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan alas kaki yang cocok untuk berjalan kaki.
  • Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen-momen indah.
  • Ikuti aturan dan petunjuk yang diberikan oleh petugas museum.
  • Manfaatkan jasa pemandu wisata untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Kesimpulan

Museum Kereta Ambarawa adalah destinasi wisata yang edukatif dan menarik bagi pecinta sejarah dan keluarga. Museum ini menawarkan pengalaman unik untuk melihat dan merasakan langsung sejarah perkeretaapian Indonesia.